Kamu Itu Berharga

Kamu Itu Berharga

                                                                                    





Terkadang kita lupa untuk menghargai diri sendiri, melupakan apa yang sudah diperjuangkan, melupakan apa yang sudah ditaklukan, dan menganggap jika kamu sama sekali tidak berarti. Jika di pikirkan yang jahat itu bukanlah orang lain, tapi diri kita sendiri. Kita yang menganggap diri ini tidak mampu, jadi beban orang lain terus, dan tidak punya peran apapun. Padahal jika bukan kita yang menghargai keberadaan kita sendiri, lalu siapa yang akan peduli itu semua. Disini kamu punya peran penting untuk memperjuangkan itu semua. Orang lain tidak akan peduli terhadap seberapa besar perjuangan kamu, seberat apa pengorbanan kamu, dan seberapa banyak kamu jatuh dan bangkit. 

Sadarilah jika kamu itu sangat berharga, belajarlah untuk menjadi teman baik untuk dirimu sendiri, pahamilah sifat dan watak kamu sendiri, siapa tau kamu lebih mengenal orang lain dari pada mengenal dirimu sendiri, jahat bukan? jika terus seperti itu, lalu siapa yang akan peduli sama kamu. Terkadang kita lebih mementingkan kebahagian orang lain daripada kebahagian diri mu sendiri, padahal pada kenyataannya kamu berhak bahagia, dan bahagianya orang lain, bukanlah tanggung jawab kamu, dan perlu di ingat tidak semua orang akan suka atas pencapaian mu, jadi jadilah orang pertama yang bangga atas pencapaian mu sendiri. 

Jika kamu tidak berharga dimata orang lain, maka berhargalah dimata kita sendiri. Buatlah dirimu bangga memilikimu dan berikanlah persembahan terbaik untuk masa depan mu. Ketika kamu menghargai keberadaan dirimu sendiri, maka hidupmu akan jauh lebih baik, kamu akan lebih menikmati proses dan jalan hidup mu, pahit manisnya, lika-likunya, dan senang sedihnya, karena kamu sudah menyadari jika semua itu  harus diperjuangkan, dan kamu berhak bahagia dan kamu layak untuk dihargai.

Jangan pernah ragu untuk memaafkan diri sendiri atas kegagalan atau kesalahan di masa lalu. Hidup ini adalah proses pembelajaran, dan setiap orang pernah berbuat salah. Yang terpenting adalah bagaimana kamu bangkit, belajar dari pengalaman, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat. Kamu tidak perlu menunggu persetujuan atau pengakuan orang lain untuk merasa cukup. Pengakuan sejati datang dari dalam dirimu, ketika kamu tahu bahwa kamu melakukan yang terbaik yang kamu bisa. Percayalah, setiap langkah yang kamu ambil menuju kebaikan adalah bentuk cinta untuk dirimu sendiri.

Jangan lupa bahwa perjalanan hidup adalah milikmu. Kebahagiaan sejati datang saat kamu berdamai dengan diri sendiri dan bangga dengan apa yang kamu lakukan, sekecil apapun itu. Percayalah bahwa kamu adalah seseorang yang berharga, dan setiap langkah yang kamu ambil adalah bentuk penghargaan terhadap dirimu sendiri. Dengan begitu, kamu akan terus berkembang, melangkah maju tanpa beban, dan menikmati hidup dengan penuh kesadaran dan syukur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhir dari Sebuah Perjalanan

Menaklukan Dunia bersama Sang Pencipta